Daftar Perkembangan Motorik Anak Usia 3 Tahun

No Comments

Photo of author

By Gemaulani

Bagi setiap orang tua, terutama ibu, pertumbuhan anak menjadi salah satu perhatian khusus, bukan? Bukan hanya terkait perkembangan fisik seperti berat dan tinggi badan saja. Namun yang berhubungan dengan perkembangan motorik anak di usia dini, terutama 3 tahun pun, bunda harus mengawasinya dengan baik. 
Jika diamati, anak berusia 3 tahun umumnya sudah mulai pandai berbicara, berjalan, dan menirukan hal-hal yang dilakukan oleh kita, selaku orang dewasa. Oleh karena itu, di masa emas seperti ini, bunda harus menanamkan hal-hal baik untuk ditiru sang buah hati.

Pengertian Motorik Kasar dan Halus

Sebelum memberitahukan daftar atau ciri perkembangan motorik anak usia 3 tahun. Mari terlebih dahulu mengetahui perbedaan atau penertian motorik halus dan motorik kasar ya bund.

Ini Merupakan sederet perkembangan motorik anak usia 3 tahun yang ideal
Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang mana mengandalkan gerakan otot-otot besar, sebagian anggota tubuh, bahkan bisa saja seluruh anggota tubuh. Kemampuan motorik kasar ini dipengaruhi oleh kematangan dari masing-masing anak. 

Berbeda dengan motorik halus. Kemampuan atau perkembangan yang satu ini berhubungan dengan kemampuan anak dalam mengamati, dan melakukan gerakan melibatkan bagian tubuh tertentu. Yang mana dibantu oleh otot-otot kecil.

Ciri Perkembangan Motorik Anak yang Ideal

Nah, perkembangan kedua jenis motorik anak ini berbeda pada setiap tahapan usianya, bunda. Mengapa begitu? Karena motorik kasar dan halus tak hanya memengaruhi gerak anak dari segi fisik, melainkan dari cara berpikir, kemudian beraktivitas, hingga proses anak mencerna makanan.

Bunda akan mendapatkan banyak manfaat jika mengetahui ciri-ciri perkembangan motorik anak usia 3 tahun yang ideal. Sebab, dengan begini, bunda akan lebih mudah dalam mempersiapkan dan mendukung kemampuan si buah hati. Di bawah ini adalah berbagai perkembangan yang terjadi pada anak usia 3 tahun:

Dari Segi Kemampuan Berkomunikasi dan Bahasa

Anak usia 3 tahun sudah bisa mengkuti 2 hingga 3 perintah, misalnya saja seperti ajakan memakai sandal, mencuci tangan, dan menggosok gigi. Selain itu, anak juga mulai bisa berbincang menggunakan 2 sampai 3 kalimat sekaligus. Kemudian dapat mengenali nama orang-orang di dekatnya, termasuk menyebutkan namanya sendiri, dan usianya. Hingga kosa katanya yang semakin beragam.

Sisi Keterampilan Fisik dan Motorik

Jika bunda perhatikan, keterampilan fisik dan perkembangan motorik anak usia 3 tahun umumnya menunjukkan kemampuan seperti : bisa berjalan dengan baik, mampu menaiki tangga maupun jalan yang menanjak. Kemudian bisa berdiri dan melompat dengan satu kaki. Lalu menangkap bola besar menggunakan kedua tangannya, hingga mengendarai sepeda. 
Sementara itu, untuk motorik halusnya, si kecil umumnya bisa belajar memegang pensil atau spidol dengan baik. Yang mana ini menunjukkan bahwa kemampuan otot halus pada tangan dan jemarinya menunjukkan perkembangan yang baik karena bisa mengendalikan jari tangannya untuk menggenggam benda.
Selain itu, yang termasuk ke dalam perkembangan motorik halus anak usia tiga tahun adalah menggunakan satu tangan saat beraktivitas atau bermain mengenggam sesuatu, hingga mampu menyusun balok mainan sampai enam tingkat.

Cara Mendukung Kemampuan Fisik dan Motorik Anak

Tentunya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendukung perkembangan buah hati dalam setiap aktivitas ataupun kegiatan bermainnya. Misalnya saja seperti memberikan banyak waktu untuk bermain di luar rumah. Biarkan anak mencoba berlarian, melompat, bermain kejar-kejaran, dan lain sebagainya. Hal ini bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan motorik anak usia 3 tahun.
Setelahnya, minta anak untuk menceritakan pengalamannya. Entah itu apa saja yang dilihatnya saat berjalan-jalan, ataupun apa yang dirasakannya. Jangan lupa juga untuk membentuk rutinitas tidur yang baik dan memberikan anak banyak waktu untuk bermain di masa emasnya.
Bunda juga bisa mendukung kemampuan fisik dan motoriknya melalui kegiatan mewarnai, menggambar, hingga membuat karya seni dengan krayon, pita, spidol, kertas, gunting, dan sebagainya. Bunda juga harus berbicara dan mendengarkan anak terkait aktivitasnya bersama teman.
Dalam kegiatan bermain, cobalah menyelipkan edukasi untuk mendukung perkembangan anak usia 3 tahun dari berbagai keterampilannya. Jangan lupa juga untuk selalu mendampingi si kecil saat bermain. Jangan pernah meninggalkan anak usia 3 tahun bermain sendiri tanpa pengawasan orang dewasa. Support juga perkembangannya dengan makanan yang sesuai ya bunda.

Leave a Comment