Proses Jual Beli Tak Kasat Mata

By Gemaulani

Pulsa menjadi
kebutuhan mendasar bagi pemilik telepon genggam/ponsel. Tanpa pulsa, ponsel tidak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Seiring dengan meningkatnya pengguna telepon genggam, maka berjualan pulsa bisa mendatangkan keuntungan yang lumayan.

proses jual beli tak kasat mata ini merupakan proses jual beli pulsa
Sumber gambar : google.com

Sejak duduk di kelas 2 SMP saya, kakak serta mama memutuskan untuk berjualan
pulsa berbentuk voucher fisik dan juga elektrik. Pada saat itu kami masih
mengandalkan stok pulsa dari salah satu saudara mama, jadi tidak mengeluarkan
modal deposit sepeserpun … hanya mengandalkan ponsel, pulsa, sms ke nomor
beliau dan meraup keuntungan dari harga yang kami naikan sedikit dari patokan
harga yang ditawarkan kepada kami.

jual pulsa proses jual beli tak kasat mata yang pernah kulakukan di tahun 2006


Kami tinggal di
daerah pedesaan yang lumayan jauh dari jalan raya, meskipun pengguna ponsel di desa kami
masih tergolong sedikit, tapi omset penjualan pulsa kami lumayan menguntungkan,
ini dikarenakan baru kami saja yang berjualan pulsa. Berjualan pulsa itu
terlihat mudah dan menguntungkan di mata sebagian orang
padahal kenyataannya tidak semudah membalikan telapak tangan.

Signal telepon
sellular di desa kami belum begitu bagus, apalagi untuk operator tertentu
seperti Flexi, XL dan Esia. Tidak usah menanyakan tentang sinyal 3 dan Axis …
itu jelas tidak ada. Ketika ada pembeli Esia dan Flexi yang datang, kami harus
mencari tempat strategis untuk memasukkan kode voucher pulsa ke dalam ponsel
pembeli. Entah itu naik ke loteng rumah, ke atas tembok kamar mandi yang belum
ditutup, atau pun berdiri malam-malam di depan wc (entah mengapa sinyalnya
lebih bagus)

Lain halnya dengan Pulsa Elektrik, terkadang
masuknya cepat, terkadang lambat sampai-sampai harus melihat muka pembeli yang
mirip hulk.
jam buka proses jual beli tak kasat mata di rumahku

Lambat laun omset penjualan menurun karena ada tetangga
yang membuat konter pulsa. Kami pun mengalami kerugian apalagi setelah banyak
pembeli yang berhutang bahkan sampai sekarang pun tidak membayar. 
proses jual beli tak kasat mata suka duka soalnya banyak yang casbon
 Bukan hanya untung yang ter-ambil, modal pun ikut raib.
Seperti yang
bapak saya katakan, jual pulsa itu seperti menjual angin … kalau sudah masuk
tidak bisa ditarik kembali, dan bagi penghutang bermuka badak jelas tidak akan
mengingatnya dan tidak memperdulikan kerugian kami yang mencapai Rp. 1.000.000,- Akhirnya kami pun memutuskan untuk berhenti. Jadi jangan sekali-kali membiarkan pembeli berhutang dengan alasan apapun.

Memasuki semester
dua perkuliahan saya mulai kekurangan uang untuk membeli buku-buku referensi
dan membeli kebutuhan lain di luar kebutuhan pokok yang biayanya dikirim kakak
serta orangtua setiap satu bulan sekali. Di kelas ada teman saya yang berjualan
pulsa, dia bilang untungnya lumayan. Bahkan beberapa dari kami termasuk saya
rajin isi pulsa baik untuk ponsel dan modem kepada dia. 

Saya pun akhirnya
tergerak kembali untuk berjualan pulsa, daftar menjadi agennya dengan modal Rp. 450.000,-. Harga beli dari server pulsa teman saya ini cukup mahal. Apalagi banyak
teman-teman saya yang komplain jika Rp. 12.000 untuk nominal Rp. 10.000 itu
terlalu mahal. Alhasil saya turunkan harganya menjadi Rp. 11.000 harga
perkotaan padahal untung yang saya dapatkan hanya Rp. 200,-

Akhirnya saya
mencari dealer pulsa lain di internet, dan saya memutuskan untuk menanamkan
modal pada dua dealer pulsa yang paling terpercaya (masing-masing Rp. 200.000)
hasil yang saya dapatkan kali ini lebih lumayan. Buka 24 jam dengan catatan saya masih bangun, dan nomor saya masih aktif.
Walaupun hasilnya lumayan, tak jarang saya harus menelan kekecewaan dan keluhan para pelanggan.
proses jual beli tak kasat mata balada server error

Bulan tujuh, 2013 sebelum lulus kuliah saya berhenti
berjualan pulsa karena faktor kebutuhan lain yang membuat saya mengalihkan modal berjualan pulsa. Barulah awal tahun 2014 saya memulai kembali
bisnis ini dan sempat mengalami kerugian sebesar Rp. 180.000,- 
Ternyata dealer yang dulu saya percayai sedang mengalami trouble dan saya lupa melihat aktivitas di fanpage facebooknya terlebih dahulu. Hasilnya sampai detik ini deposit tersebut tidak bisa dipakai transaksi. Pesan saya untuk anda yang ingin menjadi agen pulsa, harus teliti sebelum bergabung. Dan akan lebih baik jika bergabung dengan dealer pulsa murah terdekat di kota anda.
Saya pun mencari dealer baru yang dapat dipercaya, dari Pulsa Murah Jakarta dan Pulsa Elektrik Jakarta. Selain pulsa elektrik saya juga menjual pulsa listrik isi ulang.
Alhamdulillah
sampai detik ini kedua dealer tersebut tidak bermasalah. Kalaupun ada keluhan
dan trouble, saya bisa menghubungi customer service-nya. Transaksi pun menjadi lebih mudah karena :
proses jual beli tak kasat mata adalah cara transaksi via ymproses jual beli tak kasat mata adalah proses transaksi via whatsapp

Ke depannya saya sangat ingin bergabung menjadi agen Pojok Pulsa jika rezekinya memungkinkan, apalagi jika saya memenangkan kompetisi blog ini.
Karena setelah saya melihat brosur harga, ternyata pojok pulsa memberikan harga yang lebih murah dari dealer
pulsa saya saat ini. Mari, untuk yang ingin berjualan pulsa, bergabunglah segera dengan Pulsa Murah Jakarta, Pulsa Elektrik Jakarta, dan tentunya Pojok Pulsa. Dengan modal awal Rp.50.000,- saja anda sudah bisa berjualan Pulsa Murah.

Itulah suka duka menjadi seorang agen pulsa, di mana transaksi jual-belinya tidak kasat mata. Tempat berjualannya fleksible, bisa di mana saja dan kapan saja.

Tinggalkan komentar