Siklus haid yang normal terjadi setiap 21 hingga 35 hari sekali dengan periode menstruasi antara 2 hingga 7 hari. Sayangnya, tidak semua wanita memiliki siklus haid normal. Beberapa wanita justru merasakan siklus haid tidak teratur, lebih panjang atau lebih pendek dari siklus haid normal. Untungnya ada cara untuk mengembalikan dan menjaga siklus haid tetap normal.
Mengenali Siklus Haid Dua Kali Dalam Sebulan dan Penyebabnya
Wanita umumnya hanya mengalami siklus menstruasi sekali dalam satu bulan. Namun, ada yang mengalami menstruasi dua kali di bulan yang sama. Walaupun siklus haid dapat berubah-ubah, namun dalam beberapa kasus, ini justru merupakan tanda ada masalah kesehatan. Berikut ini enam penyebab siklus haid dua kali dalam sebulan:
1.Memiliki Siklus Menstruasi yang Pendek
Ketika Anda mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan dianggap normal karena siklus yang terbilang pendek atau di bawah 28 hari. Kondisi menstruasi ini juga dianggap normal jika terjadinya hanya sekali dalam kurun waktu satu tahun tanpa keluhan lain. Menstruasi dua kali dalam sebulan dianggap perlu diwaspadai ketika lebih pendek dari 21 hari.
2. Stres
Stres menjadi penyebab siklus menstruasi Anda berubah. Tak jarang stres juga menyebabkan haid tidak teratur atau darah keluar lebih banyak dari biasanya. Selain itu, stres juga memicu rasa nyeri hebat pada menstruasi.
3. Pubertas
Perempuan yang baru memasuki masa pubertas akan mengalami siklus yang tidak teratur. Tidak jarang pada masa pubertas siklus haid memanjang lebih dari biasanya, sehingga haid terjadi dua kali dalam satu bulan.
Kondisi umumnya berlangsung selama 1 hingga 2 tahun pertama masa pubertas.
4. Masalah Hormon
Frekuensi menstruasi dan berapa banyak orang bisa mengeluarkan darah sangat dipengaruhi oleh kadar hormon. Siklus haid yang normal adalah 28 hari atau 25 hingga 38 hari. Namun, ada juga wanita yang memiliki siklus menstruasi 15 kali dalam setahun, sehingga ia mengalami dua kali haid dalam sebulan.
Menstruasi dengan waktu yang terlalu cepat menunjukkan ketidakseimbangan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron dalam ovulasi. Ketidaksembangan hormon menyebakan proses ovulasi dan banyaknya jumlah darah tidak teratur.

5. Perimenopause
Haid sebulan dua kali juga bisa dipicu lantaran memasuki kondisi perimenopause. Kondisi peralihan menuju menopause ini umumnya terjadi pada wanita usia 45 tahun atau lebih. Saat kondisi ini terjadi, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron dalam jumlah yang sedikit.
Hormon yang tidak menentu ini membuat siklus menstruasi Anda tidak teratur.
6. Penggunaan Alat Kontrasepsi
Haid sebulan 2 kali juga bisa diakibatkan karena penggunaan alat kontrasepsi jenis tertentu. Pil KB biasanya membuat siklus menstruasi berubah. Pil KB berisi hormon untuk kurung waktu tiga minggu atau pil tanpa hormon seminggu.
Kondisi Haid Sebulan Dua Kali yang Perlu Diwaspadai
Sebagian besar penyebab dari pendarahan tergolong wajar dan ringan. Namun, jika periode haid dua kali dalam sebulan berlangsung selama 2 hingga 3 bulan secara berurutan, maka Anda harus konsultasi ke dokter. Anda juga perlu segera berkonsultasi jika ada gumpalan darah yang besar dan menghabiskan lebih dari satu pembalut dalam satu jam.
Waspadai jika menstruasi dua bulan disertai gejala berikut yang membuat Anda harus segera ke dokter:
- Rasa sakit luar biasa selama menstruasi
- Periode menstruasi selama lebih dari 7 hari
- Siklus haid lebih dari 35 hari atau kurang dari 21 hari
- Tidak mengalami menstruasi selama lebih dari 3 bulan walaupun tidak sedang hamil
- Diiringi tubuh lemah dan sesak napas
- Nyeri di area panggul
- Terjadi kenaikan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas
Dampak Haid Tidak Teratur dan Cara Mengatasinya
Siklus haid yang tidak teratur perlu Anda waspadai karena ada indikasi terdapat masalah kesehatan. Gangguan siklus haid atau menstruasi yang berlebihan dapat menimbulkan risiko anemia karena kehilangan darah berlebihan. Selain itu, ketika siklus haid bermasalah juga mempengaruhi kesuburan karena terjadi ketidakseimbangan hormon.
Gangguan fisik dan psikologi, seperti nyeri kronis dan terjadinya perubahan suasana hati juga akan mengganggu kualitas hidup, interaksi sosial, dan produktivitas. Penting bagi wanita yang mengalami siklus haid bermasalah agar segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosa yang tepat.
Agar siklus haid kembali teratur, Anda harus menjaga berat badan ideal. Wanita yang kekurangan berat badan bisa mengonsumsi makanan dengan lemak tak jenuh agar mencapai berat badan ideal. Selain itu, Anda juga bisa melakukan terapi hormon untuk menstruasi sebulan dua kali.
Mengganti alat kontrasepsi juga menjadi pilihan tepat demi mengembalikan siklus haid agar normal kembali. Perubahan siklus menstruasi menjadi pertanda adanya masalah pada tubuh. Penting untuk berkonsultasi dan mencoba cara agar siklus haid kembali normal.
Jika ingin mencoba cara yang paling praktis dan aman, Anda bisa mengkonsumsi Kunyit Asam Lancar Datang Bulan Sido Muncul. Kandungan utama ekstrak kunyit, asam jawa, kencur dan jahe lebih aman untuk tubuh. Anda bisa memilih bentuk minuman serbuk dan botol ready to drink.
Minuman herbal ini aman untuk membantu melancarkan haid, meredakan nyeri dan menyegarkan tubuh. Produk ini bekerja merangsang rahim ringan serta menyeimbangkan hormon. Produk ini aman diminum saat haid dan dikonsumsi setiap hari selama tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
Cara terbaik mengembalikan siklus haid agar normal yakni dengan konsumsi Kunyit Asam Lancar Datang Bulan Sido Muncul. Komposisi bahan-bahan alami lebih aman untuk tubuh dan khasiatnya nyata.

Sumber:
https://www.emc.id/id/care-plus/waspadai-dampak-dan-penyebab-siklus-haid-tidak-normal
https://rsiabinamedika.com/5-penyebab-haid-dua-kali-dalam-sebulan-yang-perlu-diketahui/
https://www.alodokter.com/ketahui-siklus-haid-normal-serta-kelainannya




