Aku dan Kamera Ponsel yang Membuat Gelisah

No Comments

Photo of author

By Gemaulani

giveaway aku dan kamera ponsel
Tak pernah terbayang akan jadi seperti ini pada akhirnya
kalau kata Isyana mah. Dari yang ponselnya suka dipinjam untuk foto-foto jadi
meminjam ponsel orang untuk foto-foto. Dari yang anti foto sampai doyan banget foto. Kalau dihitung-hitung sih sudah sekitar
limabelas kali ganti ponsel. Maklum ponselnya enggak betah kalau lama-lama sama Gilang. 
Dari yang kameranya lumayan sampai yang enggak banget.
Dari yang enggak ada auto fokus jadi suka blur objeknya sampai yang ada  auto fokus dan flashnya. Jadi sudah banyak
kenangan yang tersimpan dalam gambar hasil jepretan kamera ponsel. Termasuk
kenangan bersama mantan. Yang kalau dibuang sayang tapi di simpan juga kadang
suka sebel sendiri. Tapi ya, namanya juga kenang-kenangan. Ada pahit ada manis,
tapi sayang jika dilewatkan.
Kamera ponsel yang praktis, sangat membantu kalau ada
pengumuman di mading tapi males mencatat ulang. Tinggal jepret aja deh kemudian
share. Atau kalau diminta bukti transfer pun jadi mudah.
kamera ponsel gambar pantai
Suka banget motret pantai kayak gini
Aku memiliki ponsel jadul dengan kamera belakang yang cukup
sedap pada jamannya, Eh kalau dibandingkan dengan ponsel bersistem android yang
aku punya sekarang sih, tetap dia yang jadi juaranya. Hasilnya bening, cukup
akurat untuk pencahayaan dan warna. Sayang, suka restart sendiri. Mungkin
karena dia sudah lelah.
swafoto kamera ponsel
Tapi sebagus-bagusnya kamera belakang, tetep enggak akan
bagus kalau suatu waktu ingin foto bersama teman atau keluarga tapi enggak ada
yang motoin. Jadi harus bisa mengira-ngira posisinya. Atau minta bantuan cermin
supaya enggak kepotong hasilnya.
friendship foto
Nah kan kepotong
Begitu mengenal ponsel bersistem operasi android, awalnya
sih enggak terlalu peduli sama kameranya. Iyes, awalnya hanya ingin ponsel androidyang ram nya lumayan biar ngegame dan tulis menulis lancar dengan harga yang
miring. Walhasil ya kameranya segini-gini aja. Cuma bisa dipake di siang hari,
dengan catatan harus outdoor atau pencahayaan super terang. Awalnya sih enggak terlalu masalah sama kamera ponselnya, tapi lama-kelamaan ya jadi pengen kamera ponsel yang lebih memuaskan hasil jepretannya.
kamera depan foto
foto di Bandung
Langit Bandung yang agak mendung sore itu
Flash ada, tapi yakin deh mukanya jadi mirip penggorengan …
minyak semua. Kalau di siang hari tapi indoor juga lumayan sih, lumayan
bermasalah. Mesti di edit dan diberikan efek yang pas biar sedap dipandang.
foto diedit
Kadang ya, kalau pencahayaan bagus pengen foto pakai timer
tapi enggak punya aplikasi kamera semacam 360, candy, dan kawan-kawannya
hasilnya bikin kesel. Karena timernya paling sebentar itu sepuluh detik. Belum
lagi butuh sekitar lima detik biar hasilnya fokus. Kalau baru cekrek langsung
geser, hasilnya ngeblur.
foto pakai timer
Yang paling belakang udah bete, ini foto kok lama amat.
Dan kamera ponselku ini membuatku semakin gelisah galau
merana karena warnanya jadi tidak akurat saat menangkap warna-warna ngejreng.
Contohnya, jingga, kuning, hijau tosca, merah, hijau. Jadi kalau pakai
kerudung, baju, aksesoris dan semacamnya dengan warna tersebut, hasilnya
berpengaruh pada kulit dan lingkungan sekitar. Jadi agak-agak mirip alien, bibir jadi keunguan enggak karuan.
Jadi duduk manis dipojokkan sambil nangis aja deh kalau pakai warna-warna
tersebut.
warna foto beda
aku dan kamera ponsel yang membuat gelisah
Mawar merah muda jadi ungu, Muka ponakan jadi agakmerah muda.
Padahal ya, dari dulu suka banget motoin orang atau
pemandangan seenaknya. Eh sekarang kebalik, jadi difotoin orang dan dikerjain
orang. 
difotoin vs motoin
Coba aja kalau punya asus Zenfone 2 Laser ZE550KL yang kamera depannya 5 megapixel dan kamera belakang 13 megapixel pasti diriku ini tidak akan gelisah
lagi, karena akan dengan mudah mengabadikan momen-momen penting, dan indah di
depan mata. Supaya kalau update blog fotonya sedap dipandang. Bisa
jeprat-jepret apapun sesuka hati lagi dan enggak ada drama numpang foto di
ponsel orang lain. Suka enggak enak aja gitu pas momen minta hasil fotonya. 
rindu motoin orang
Rindu motoin orang lain
‘Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

Leave a Comment